Transaksi perdagangan saham jelang akhir pekan keempat April 2013
bergerak liar. Indeks yang sempat beberapa kali menembus level 5.000,
akhirnya tak mampu menahan tekanan jual hingga berakhir di zona merah. Pada
penutupan perdagangan saham, Jumat (26/4/2013), IHSG ditutup melemah
16,01 poin (0,32%) ke level 4.978,5. Pelemahan indeks ini memaksi
saham-saham bluechips turun 0,69%.
Transaksi perdagangan tercatat mencapai 142.218 kali dengan saham berpindahtangan sebanyak 5,19 miliar. Nilai transaksi perdagangan saham kali ini mencapai Rp 6,04 triliun. Penguatan saham kali ini ini didorong oleh naiknya harga saham dari 149 emiten ditengah pelemahan 98 emiten. Sementara 98 emiten lainnya bergerak stagnan.
Fluktuatifnya perdagangan saham
kali ini mendorong sektor saham bergerak variatif. Penguatan indeks
tertinggi dialami sektor saham konstruksi yang menguat 1,47%, industri
dasar 0,72%, pertambangan 0,28%, dan pertanian 0,22%. Sementara
saham-saham yang bergerak di sektor lainnya bergerak memerah. Pelemahan
tertinggi dialami emiten sektor industri aneka sebesar 1,57%,
infrastruktur 1,28%, barang konsumsi 0,75%, manufaktur 0,53%,
perdagangan 0,39%, dan keuangan 0,2%. Transaksi perdagangan tercatat mencapai 142.218 kali dengan saham berpindahtangan sebanyak 5,19 miliar. Nilai transaksi perdagangan saham kali ini mencapai Rp 6,04 triliun. Penguatan saham kali ini ini didorong oleh naiknya harga saham dari 149 emiten ditengah pelemahan 98 emiten. Sementara 98 emiten lainnya bergerak stagnan.
Perdagangan saham kali ini bergerak sangat fluktuatif. Indeks yang dibuka melemah pada awal perdagangan saham di level 4,992,12, justru bergerak ke zona hijau usai sekitar satu jam perdagangan. Bahkan IHSG sempat menembus level psikologis 5.000 dan menyentuh posisi tertinggi sepanjang perdagangan jelang akhir pekan di level 5.005,61. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG akhirnya ditutup menghijau dengan menguat 6,27 poin (0,13%) ke level 5.000,8.
Memulai sesi kedua, indeks kembali bergerak variatif. Berulang kali indeks menyentuh zona merah meski akhirnya mampu kembali menguat. Sayangnya aksi jual pelaku pasar di akhir sesi perdagangan membuat indeks terjerembab ke zona merah dengan anjlok 16,01 poin ke level 4,978,5.
Sumber : liputan6.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar