Sabtu, 27 April 2013

Pekan Ke empat Bulan April IHSG anjlok 16 Point

Transaksi perdagangan saham jelang akhir pekan keempat April 2013 bergerak liar. Indeks yang sempat beberapa kali menembus level 5.000, akhirnya tak mampu menahan tekanan jual hingga berakhir di zona merah. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (26/4/2013), IHSG ditutup melemah 16,01 poin (0,32%) ke level 4.978,5. Pelemahan indeks ini memaksi saham-saham bluechips turun 0,69%.

Transaksi perdagangan tercatat mencapai 142.218 kali dengan saham berpindahtangan sebanyak 5,19 miliar. Nilai transaksi perdagangan saham kali ini mencapai Rp 6,04 triliun. Penguatan saham kali ini ini didorong oleh naiknya harga saham dari 149 emiten ditengah pelemahan 98 emiten. Sementara 98 emiten lainnya bergerak stagnan.
Fluktuatifnya perdagangan saham kali ini mendorong sektor saham bergerak variatif. Penguatan indeks tertinggi dialami sektor saham konstruksi yang menguat 1,47%, industri dasar 0,72%, pertambangan 0,28%, dan pertanian 0,22%. Sementara saham-saham yang bergerak di sektor lainnya bergerak memerah. Pelemahan tertinggi dialami emiten sektor industri aneka sebesar 1,57%, infrastruktur 1,28%, barang konsumsi 0,75%, manufaktur 0,53%, perdagangan 0,39%, dan keuangan 0,2%.

Perdagangan saham kali ini bergerak sangat fluktuatif. Indeks yang dibuka melemah pada awal perdagangan saham di level 4,992,12, justru bergerak ke zona hijau usai sekitar satu jam perdagangan. Bahkan IHSG sempat menembus level psikologis 5.000 dan menyentuh posisi tertinggi sepanjang perdagangan jelang akhir pekan di level 5.005,61. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG akhirnya ditutup menghijau dengan menguat 6,27 poin (0,13%) ke level 5.000,8.

Memulai sesi kedua, indeks kembali bergerak variatif. Berulang kali indeks menyentuh zona merah meski akhirnya mampu kembali menguat. Sayangnya aksi jual pelaku pasar di akhir sesi perdagangan membuat indeks terjerembab ke zona merah dengan anjlok 16,01 poin ke level 4,978,5.

Sumber : liputan6.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar